Oh.... ini postingan pertama di tahun 2016 :D
Ah... apalah blog kosong ini :D pembaca pun tak ada :D Hampa ya? Kata Sherlock, "Genius needs audience". Oh aku jenius ya? Enggak. Nggak tau...
Ini tentang 'ketidaktahuan'.
Aku sangat sering berucap, "Tidak tahu," Entahlah... bahkan kata 'entahlah' itu memiliki makna yang hampir sama kan dengan 'tidak tahu'? Haha -_-
Mau makan apa? Nggak tau.
Mau pulang apa nginep kos? / Nggak tau.
Besok latian jam berapa? / Nggak tau.
Fan, ajarin ini dong / Aku nggak tau.
Fan, dia di mana ya? / Nggak tau.
Fan, terus yang kamu tau apa? / NGGAK TAU!
Selalu seperti itu... berulang-ulang terus... jawabanku lebih sering begitu saja, "Nggak tau,"
Mari kita analisis...
Terkadang aku benar-benar tidak tahu...
Terkadang aku ragu dengan apa yang aku tahu atau yakini benar...
Terkadang aku malas berpikir...
Terkadang aku takut jawabanku bukan apa yang orang lain harapkan...
Terkadang aku takut kalau aku akan menyesali jawabanku...
Terkadang aku tahu, aku paham, aku yakin, tapi... aku... bingung.
Bingung apa? / Nggak tau...
Hanya, seperti ada suara, "Jangan jawab, kamu nggak tau, jawab nggak tau aja Fan,"
Seperti terprogram dalam bawah sadarku...
Ah... tidak bisakah kau diam wahai segala imajinasi dan pikiran yang terbang melayang? Bertualanglah sendiri, jangan ajak aku... aku ingin di sini, menikmati saat ini; momen.
Tidakkah kau tau, setiap kali kau membawaku, kecemasanku mulai kambuh dan aku mulai merasa gila dan hilang :'D karena aku merasa mengambang dalam suatu dimensi tak nyata, bukan masa lalu, bukan masa kini, tak pula masa depan...
Di sanalah, ada semua kebingungan, ketidaktahuan, keragu-raguan, ketakutan, kecemasan, rasa tertekan, kehampaan, keputusasaan, kebimbangan, kebaperan, dan semua yang entah menarikku untuk melepasku melesat bagai anak panah atau menarikku tenggelam... lagi.
Ah... apalah blog kosong ini :D pembaca pun tak ada :D Hampa ya? Kata Sherlock, "Genius needs audience". Oh aku jenius ya? Enggak. Nggak tau...
Ini tentang 'ketidaktahuan'.
Aku sangat sering berucap, "Tidak tahu," Entahlah... bahkan kata 'entahlah' itu memiliki makna yang hampir sama kan dengan 'tidak tahu'? Haha -_-
Mau makan apa? Nggak tau.
Mau pulang apa nginep kos? / Nggak tau.
Besok latian jam berapa? / Nggak tau.
Fan, ajarin ini dong / Aku nggak tau.
Fan, dia di mana ya? / Nggak tau.
Fan, terus yang kamu tau apa? / NGGAK TAU!
Selalu seperti itu... berulang-ulang terus... jawabanku lebih sering begitu saja, "Nggak tau,"
Mari kita analisis...
Terkadang aku benar-benar tidak tahu...
Terkadang aku ragu dengan apa yang aku tahu atau yakini benar...
Terkadang aku malas berpikir...
Terkadang aku takut jawabanku bukan apa yang orang lain harapkan...
Terkadang aku takut kalau aku akan menyesali jawabanku...
Terkadang aku tahu, aku paham, aku yakin, tapi... aku... bingung.
Bingung apa? / Nggak tau...
Hanya, seperti ada suara, "Jangan jawab, kamu nggak tau, jawab nggak tau aja Fan,"
Seperti terprogram dalam bawah sadarku...
Ah... tidak bisakah kau diam wahai segala imajinasi dan pikiran yang terbang melayang? Bertualanglah sendiri, jangan ajak aku... aku ingin di sini, menikmati saat ini; momen.
Tidakkah kau tau, setiap kali kau membawaku, kecemasanku mulai kambuh dan aku mulai merasa gila dan hilang :'D karena aku merasa mengambang dalam suatu dimensi tak nyata, bukan masa lalu, bukan masa kini, tak pula masa depan...
Di sanalah, ada semua kebingungan, ketidaktahuan, keragu-raguan, ketakutan, kecemasan, rasa tertekan, kehampaan, keputusasaan, kebimbangan, kebaperan, dan semua yang entah menarikku untuk melepasku melesat bagai anak panah atau menarikku tenggelam... lagi.
