Sunday, January 17, 2021

Setelahnya

Selesai, lalu setelahnya?

'Akhirnya paling serius' sudah, lalu 'setelahnya paling serius' apa?

Skripsi adalah perjalanan paling mengurasi emosi dan tenaga sepanjang 22 tahun kehidupanku. 

Dosbing lama dengan revisinya yang menuju tak terbatas dan melampauinya. 

Pandemi yang memacetkan arus dan mengobrak-abrik alur. 

Anjing yang meninggal saat aku sedang sayang-sayangnya. 

Uang uang uang uang lalu bekerja ala mahasiswa pada umumnya. Sebetulnya sudah umum, tapi itu sungguh di luar dugaan dan rencana. Akibat bayang-bayang kekayaan masa lampau. 

Muzizat pergantian dosbing. 

Twitter yang penuh dengan sambat sampai dengan tulus merasa bersalah dan malu.

Merenungi jumlah langkah aku tertinggal dari sebayaku yang sudah lulus lalu bekerja. 

Menjadi sangsi akan kepintaran. Ternyata aku bodoh. 

Setiap hari membuat-buat pembenaran diri agar tetap waras. 

Aku tetap tidak tahu apa yang ku tulis dalam 70 lebih halaman itu.

Setelah ini semua, apa?


0 comments:

Post a Comment