Thursday, May 11, 2017

Ceracau Buat Suami Masa Depan

Malam yang panas meski hujan baru saja mengguyur. Aku duduk di depan laptopku, membuai diri dengan kenyamanan kamar rumah. Berusaha melepas lelah, membuang jengah akan kehidupan yang tiba-tiba nampak memburuk lagi. Hanya 'nampak' kok. Toh nyatanya, hidup memang bukan keindahan sempurna kan?

Postingan kurang berfaedah kali ini aku dedikasikan untuk seseorang yang terlalu baik untuk membuatku menunggu, sudah 18 tahun 7 bulan aku menunggu. Seseorang yang juga terlalu baik untuk menungguku. Seseorang yang sudah Tuhan tuliskan akan menjadi teman hidupku. Seseorang yang selalu jadi objek pertanyaan: kapan?

Ditemani ambisi hati menemukan titik rasa yang pasti, sesapan kafein yang tak pernah berefek, dan keberbelitan kinerja otak... aku ingin kamu tahu ini,