Hai guys! Iya, bulan September tahun ini memang aneh! Salah satu keanehan terbesarnya, aku tidak menunggu-nunggu Oktober datang! Ha ha! Aku baru saja sadar soal itu sih sebenarnya, tapi itu bener-bener keren loh buat aku yang pecinta Oktober-November-Desember ini! Itu artinya aku menikmati tengah tahunku! Puji Tuhan memang semester ini aku sudah semakin mengerti bahwa aku baik-baik saja. Kecenderungan sedih dan depresif ku itu hanya karena stres berlebih atau kesukaanku pada hal-hal yang sedih (karena menurutku, sedih itu 'nyeni'. He he). Puji Tuhan, Retreat Kampus Nasional juga membuatku jadi lebih selalu mengingat Tuhan, berusaha hidup lebih positif karena menyadari bahwa keseharianku seharusnya mencerminkan sikap Allah, dan bersemangat untuk menjadi lebih baik karena 'visi pasangan hidup' LOL *Ampuni daku ya Lord.
Di penghujung bulan September yang aneh ini aku juga ingin membagikan beberapa keanehan yang aku alami bulan ini:
1. ICVR 3!
Earlier this month, aku daftar jadi volunteer LO ICVR 3! Apa itu ICVR? ICVR atau International Conference on Village Revitalization adalah sebuah kegiatan dua tahunan yang berfokus pada revitalisasi desa dan selalu diadakan di desa! Tahun ini adalah pelaksanaan yang ke-3 dan akan diadakan di Desa Ngadimulyo, Temanggung! Pencetus dari kegiatan ini adalah Pak Singgih S Kartono, seorang desainer produk lulusan ITB yang wong asli Temanggung ini telah menciptakan radio kayu Magno dan sepeda bambu Spedagi. Pak Singgih memang sejak awal memiliki visi untuk 'kembali ke desa', beliau, melalui Spedagi Movement ingin menyuarakan bahwa kehidupan yang lebih baik ada di desa, jadi ayo kita kembali ke desa. Keren gila ga sih? :") Akhirnya ada gitu yang bisa dibanggakan dari kampung halamanku! Ha ha...
Tuhan yang baik membukakan aku pintu diterima menjadi LO buat ICVR 3 yang akan berlangsung bulan November tanggal 22-25. Aku bersyukur banget karena melalui ICVR 3 ini aku belajar banyak hal. Gila ga sih? Baru juga kumpul panitia dan volunteer tiga kali aja udah berasa banget manfaatnya, apalagi sampai November besok kan :") Makasih Tuhan~~~
Mas dan Mbak yang mengurusi gawe ini adalah orang-orang keren, kreatif, dan baik yang memancarkan aura positif he he... Kemampuan bersosialisasiku yang kurang ini membuatku belum bisa akrab dan cair banget sama mereka tapi aku merasa nyaman dan welcomed gitu sama mereka :") Kami berasal dari tempat yang beragam, ada yang memang orang desa, orang desa yang nggak desa-desa banget, sampe yang orang kota yang nggak ada desanya sama sekali tapi suasana yang terbangun bener-bener gayeng :") ku suka... ku bersemangat untuk bisa lebih mengenal mereka :")
Maybe for the first time after forever, I have no fear of rejection in a new place with new people :""")
2. Motor!
HAHA! THE BIGGEST DRAMA OF MY 19th YEAR OLD AGE is probably perjuanganku untuk semakin lihai mengendari sepeda motor! Dan bulan September ini, aku harus menghadapi realita adanya motorku di asrama which means aku harus mau nggak mau manasin mesinnya dan mencoba mengendarainya di Jogja.
Well, so far dia baru kupanasin 2x dan 1x kubawa ke luar asrama buat isi bensin: dan gagal karena pom sebelah asrama tutup! :")
ICVR 3 juga memaksaku harus motoran ke Kedu dan bahkan Kandangan (nama-nama kecamatan di Temanggung yang cukup jauh dari kecamatanku Kranggan). Hari ini, Sabtu 29 September 2018, untuk pertama kalinya aku motoran di gelapnya malam sendirian! :")
Ahahahaha... aku masih tetap tidak ingin menjadi pengendara motor sungguhan tapi mau tidak mau aku mengakui: Seandainya aku nggak dipaksa belajar mengendarai motor, MANA BISA AKU IKUT ICVR?!
Maybe for the first time in my entire motorcycle riding career, I feel grateful for it. HAHAHAHA
3. S E P E D A!
11 September 2018 was a gloomy day for me :") Sepedaku yang sudah bersamaku sejak kelas 6 SD (dan adalah hadiah ulang tahun!) HILANG DICURI!
Drama hilangnya sepeda ini diikuti dengan rentetan tragedi selama satu minggu lebih setelah kejadian yaitu
mata bintitan (yang membuat harus beli obat yang tidak murah!) - sakit tenggorokan (yang membuat harus membeli obat yang juga ternyata tidak murah!) - tepar karena flu (yang membuat skip kelas padahal sudah berhasil rajin sejak awal semester!) - telat membatalkan ikut lomba paduan suara (dan harus tetep bayar karena udah dibeli kain bahan gaun :") - nggak bisa minum es dan makan enak (karena sakit berkepanjangan :")
Well, the sunny sides were there too:
Gojek yang PEKA dengan hilangnya sepeda memberikan banyak voucher gratisan GoRide dan GoCar - Ada seorang Om yang jual sepeda di OLX dengan harga terjangkau - belajar mengobati diri tanpa harus ke dokter atau minum banyak obat - muka lebih mulus dan berat badan terkontrol karena tidak bisa makan sembarangan haha
Maybe for kesekian kalinya, aku harus belajar dari kesalahan dan lalu belajar menertawakan kesalahan itu sendiri
4. Skenario Bucin :")
*mata berkaca-kaca
No, no, I'm not gonna share my writing here. Biarkan #BucinScenario ku hanya menjadi konsumsi publik pengguna Line :") intinya adalah, aku di suatu pagi saat boker di toilet asrama, mendapatkan wahyu kisah cinta yang sungguh indah! *dan cukup realistis kok :") kemudian aku menuliskannya dalam status line 3 jilid dengan tajuk "Pendamping Wisuda Dadakan" beserta tagar #BucinScenario... Tulisanku cukup berhasil menipu orang-orang, ada yang mengira kisah itu sungguhan terjadi. Beberapa kawan lain terbawa kebaperan berkat tulisan tersebut. Hmm, aku suka dengan respon positif netijeng TAPI...
tapi aku jadi beneran baper sama orang yang tidak sengaja aku jadikan tokoh utama fiksi karanganku :") aku yang awalnya hanya sekadar tahu tentang reputasi 'keren'nya, sekarang jadi berharap lebih. Iya, aku tahu aku bodoh. Aku tahu aku hanya emosional dan terbawa perasaan seperti yang sudah sering terjadi. Aku tahu tidak baik membuat sendiri skenario cinta :") tapi aku tetap melakukannya...
Aku tidak ingin membahas ini lebih lanjut. Jujur, saat ini aku sedang benar-benar ingin menangis karena dia. Dia yang bahkan aku tidak pernah bertemu. Dia yang dengan keberadaanku saja tak menahu.
Maybe next time I should refrain myself from writing that kind of thing even though the plot is perfect
----
Sekian tentang Septemberku yang unexpectedly ceria :D despite every kebodohan yang agak menodainya wkwkwkw...
and sefruit fact about this human
Di penghujung bulan September yang aneh ini aku juga ingin membagikan beberapa keanehan yang aku alami bulan ini:
1. ICVR 3!
Earlier this month, aku daftar jadi volunteer LO ICVR 3! Apa itu ICVR? ICVR atau International Conference on Village Revitalization adalah sebuah kegiatan dua tahunan yang berfokus pada revitalisasi desa dan selalu diadakan di desa! Tahun ini adalah pelaksanaan yang ke-3 dan akan diadakan di Desa Ngadimulyo, Temanggung! Pencetus dari kegiatan ini adalah Pak Singgih S Kartono, seorang desainer produk lulusan ITB yang wong asli Temanggung ini telah menciptakan radio kayu Magno dan sepeda bambu Spedagi. Pak Singgih memang sejak awal memiliki visi untuk 'kembali ke desa', beliau, melalui Spedagi Movement ingin menyuarakan bahwa kehidupan yang lebih baik ada di desa, jadi ayo kita kembali ke desa. Keren gila ga sih? :") Akhirnya ada gitu yang bisa dibanggakan dari kampung halamanku! Ha ha...
Tuhan yang baik membukakan aku pintu diterima menjadi LO buat ICVR 3 yang akan berlangsung bulan November tanggal 22-25. Aku bersyukur banget karena melalui ICVR 3 ini aku belajar banyak hal. Gila ga sih? Baru juga kumpul panitia dan volunteer tiga kali aja udah berasa banget manfaatnya, apalagi sampai November besok kan :") Makasih Tuhan~~~
Mas dan Mbak yang mengurusi gawe ini adalah orang-orang keren, kreatif, dan baik yang memancarkan aura positif he he... Kemampuan bersosialisasiku yang kurang ini membuatku belum bisa akrab dan cair banget sama mereka tapi aku merasa nyaman dan welcomed gitu sama mereka :") Kami berasal dari tempat yang beragam, ada yang memang orang desa, orang desa yang nggak desa-desa banget, sampe yang orang kota yang nggak ada desanya sama sekali tapi suasana yang terbangun bener-bener gayeng :") ku suka... ku bersemangat untuk bisa lebih mengenal mereka :")
Maybe for the first time after forever, I have no fear of rejection in a new place with new people :""")
2. Motor!
HAHA! THE BIGGEST DRAMA OF MY 19th YEAR OLD AGE is probably perjuanganku untuk semakin lihai mengendari sepeda motor! Dan bulan September ini, aku harus menghadapi realita adanya motorku di asrama which means aku harus mau nggak mau manasin mesinnya dan mencoba mengendarainya di Jogja.
Well, so far dia baru kupanasin 2x dan 1x kubawa ke luar asrama buat isi bensin: dan gagal karena pom sebelah asrama tutup! :")
ICVR 3 juga memaksaku harus motoran ke Kedu dan bahkan Kandangan (nama-nama kecamatan di Temanggung yang cukup jauh dari kecamatanku Kranggan). Hari ini, Sabtu 29 September 2018, untuk pertama kalinya aku motoran di gelapnya malam sendirian! :")
Ahahahaha... aku masih tetap tidak ingin menjadi pengendara motor sungguhan tapi mau tidak mau aku mengakui: Seandainya aku nggak dipaksa belajar mengendarai motor, MANA BISA AKU IKUT ICVR?!
Maybe for the first time in my entire motorcycle riding career, I feel grateful for it. HAHAHAHA
3. S E P E D A!
11 September 2018 was a gloomy day for me :") Sepedaku yang sudah bersamaku sejak kelas 6 SD (dan adalah hadiah ulang tahun!) HILANG DICURI!
Drama hilangnya sepeda ini diikuti dengan rentetan tragedi selama satu minggu lebih setelah kejadian yaitu
mata bintitan (yang membuat harus beli obat yang tidak murah!) - sakit tenggorokan (yang membuat harus membeli obat yang juga ternyata tidak murah!) - tepar karena flu (yang membuat skip kelas padahal sudah berhasil rajin sejak awal semester!) - telat membatalkan ikut lomba paduan suara (dan harus tetep bayar karena udah dibeli kain bahan gaun :") - nggak bisa minum es dan makan enak (karena sakit berkepanjangan :")
Well, the sunny sides were there too:
Gojek yang PEKA dengan hilangnya sepeda memberikan banyak voucher gratisan GoRide dan GoCar - Ada seorang Om yang jual sepeda di OLX dengan harga terjangkau - belajar mengobati diri tanpa harus ke dokter atau minum banyak obat - muka lebih mulus dan berat badan terkontrol karena tidak bisa makan sembarangan haha
Maybe for kesekian kalinya, aku harus belajar dari kesalahan dan lalu belajar menertawakan kesalahan itu sendiri
4. Skenario Bucin :")
*mata berkaca-kaca
No, no, I'm not gonna share my writing here. Biarkan #BucinScenario ku hanya menjadi konsumsi publik pengguna Line :") intinya adalah, aku di suatu pagi saat boker di toilet asrama, mendapatkan wahyu kisah cinta yang sungguh indah! *dan cukup realistis kok :") kemudian aku menuliskannya dalam status line 3 jilid dengan tajuk "Pendamping Wisuda Dadakan" beserta tagar #BucinScenario... Tulisanku cukup berhasil menipu orang-orang, ada yang mengira kisah itu sungguhan terjadi. Beberapa kawan lain terbawa kebaperan berkat tulisan tersebut. Hmm, aku suka dengan respon positif netijeng TAPI...
tapi aku jadi beneran baper sama orang yang tidak sengaja aku jadikan tokoh utama fiksi karanganku :") aku yang awalnya hanya sekadar tahu tentang reputasi 'keren'nya, sekarang jadi berharap lebih. Iya, aku tahu aku bodoh. Aku tahu aku hanya emosional dan terbawa perasaan seperti yang sudah sering terjadi. Aku tahu tidak baik membuat sendiri skenario cinta :") tapi aku tetap melakukannya...
Aku tidak ingin membahas ini lebih lanjut. Jujur, saat ini aku sedang benar-benar ingin menangis karena dia. Dia yang bahkan aku tidak pernah bertemu. Dia yang dengan keberadaanku saja tak menahu.
Maybe next time I should refrain myself from writing that kind of thing even though the plot is perfect
----
Sekian tentang Septemberku yang unexpectedly ceria :D despite every kebodohan yang agak menodainya wkwkwkw...
and sefruit fact about this human




