Tuesday, June 9, 2020

So Tell Me Which Way To Go

Why is everything so... bleak?

Hey, it's been quite long not writing here. But I guess you're my forever safe space, a place I can write whatever without the fears of being judged. I have a difficult day, all I wanna do is sleep but yeah I can't. I took a nap but what I want is 12+ hours of sleep. It's impossible to do at home with my parents there. By the way I hate this blogger's new interface, the fonts are so small. 

I contacted my thesis supervisor this afternoon after gathered all my courage but like he always did, he let me down. He's easy to contact, always fast responding but his responses... are discouraging. I feel like all my prayers, effort to be hopeful again, meditations, and sleepless nights went in vain the second I read his response. Will I ever g r a d u a t e ?

Yesterday I incidentally read mom's chats with sis. She asked her to remind me frequently about my thesis, specifically to contact my supervisor regularly. So I did, but look what happened. He told me to held a fxxxing FGD in the midst of pandemic?! Which just another way to say: wait until the vaccine is found then you can continue your research. Even a field observations are still prohibited by the uni, how the hell I can held a FGD? Yes maybe I can but it really goes against my morals and principles. I'm not Anies Baswedan. 

Moreover, the FGD is needed to gather all the stakeholders to finish their conflicts which... is not the purpose I'm doing my thesis? Like, it's not that I don't care about Pasar Papringan but, who am I to intrude? I don't think I have the right to finish their problems? I just want to finish my study?!?! Not someone else's problems? 

Isn't it LOGICAL, REASONABLE, WISE, COOL, AND  SOLUTIVE to do online research in this kind of situation? Why can't him let me do that? Why is he so unhelpful? Why is he my supervisor? 

Now tell me, which way I should go next... ah, the privilege to have a supportive supervisor :") 


Tuesday, March 3, 2020

Mimpi Seorang Teman Nelayan

Aku berkawan akrab dengan nelayan sejak Natal yang lalu, tidak dalam arti yang sebenarnya, penyakit batuk dan sakit tenggorokan yang tak kunjung pergi ini membuatku harus selalu menyediakan permen "Fisherman's Friend" di tas, pertolongan pertama jika batuk tidak mau berhenti karena tenggorokan terasa gatal. Berteman dengan nelayan ternyata cukup bermanfaat, sekarang aku jadi suka minum madu gara-gara rasa permen yang "honey lemon" ternyata sangat enak! Aku juga jadi lebih sedikit mengonsumsi makanan ringan, bye bye kalori berlebih...

Hari ini aku sedang duduk santai di dekat jendela besar belakang meja kerjaku di kantor (aku sedang magang di Spedagi Movement, NGO yang kuteliti untuk skripsi) sambil menggulir timeline Twitter dan melihat sahabat terkerenku Putal me-retweet sebuah artikel Magdelene tentang (tentu saja) feminisme, saat kemudian otakku yang gemar bekerja secara random menayangkan suatu informasi dari masa lampau: dulu aku pernah terpikir, kenapa Putal tidak ingin menjadi penulis padahal dia seorang kutu buku berat dan tulisan-tulisannya bagus. Memikirkan itu membuatku teringat juga dengan jawaban Tepani, sahabat asrama terproduktif, ketika kutanya apakah dia berniat menjadikan menulis sebagai karir, Tepani menjawab 'tidak'. Selanjutnya pikiranku mengembara pada tugas-tugas magang yang membuatku mengalami stres terpendam: stres yang tidak terlihat di permukaan tetapi sebenarnya sangat merongrong kedamaian jiwaku sampai-sampai tidak bisa tidur padahal, tugas magangku adalah MENULIS! Ya ampun... Otomatis aku juga jadi tersadar bahwa; kalau aku memang suka dan ingin jadi penulis, harusnya aku tidak malas-malasan menulis skripsi.

Ya, lagi-lagi hidupku sungguh patut dipertanyakan...

Photo by Matthew Henry on Unsplash
Tapi tidak apa-apa...

Setelah selesai bersantuy di dekat jendela, aku kembali mengerjakan tugas dan tanggung jawabku ketika sebentar kemudian Pak Singgih, founder Spedagi Movement, bertanya,

"Kamu memang dari dulu tertarik kerja di kota kecil?"

Iya Pak

"Kenapa? Kan jarang ada orang yang seperti itu."

Ehm... lebih tenang aja Pak, tingkat stresnya lebih rendah. 

Ya, aku  tidak berbohong sih, itu memang salah satu alasannya. Tentu ada alasan-alasan lain, yang merupakan perenungan tak berujungku sejak semester 1; aku pengen kerja di Temanggung/Magelang aja, karena ya... emangnya sukses harus di kota besar? Terus orang yang sukses di kota kecil disebutnya apa? Emang ga ada orang gagal di kota besar? Sukses dan gaji besar tapi nggak bahagia, apa gunanya? Iya sih pasti ada banyak orang yang sukses dan bahagia di kota besar tapi emang aku harus pengen kayak gitu juga? Pasti ada juga sih orang yang gagal dan depresi di kota kecil, yang nyesel ga merantau juga banyak. Tapi... tapi despite it all aku nggak pengen hidup di kota besar. Aku mau mengabdi pada dua kota yang membesarkanku, mau dekat dengan orangtua dan nenek, dan segenap tetangga yang menemaniku tumbuh... Boleh, kan?

Mungkin yang perlu aku lakukan sekarang dan ke depan adalah melakukan yang terbaik yang aku bisa, menunjukkan bahwa aku bisa berhasil walau tidak di kota besar. Ngomong-ngomong soal melakukan yang terbaik, kayanya aku harus jujur bahwa aku jarang banget melakukannya. Efek kekecewaan masa lalu yang masih membekas (aku pernah melakukan yang terbaik dan gagal). Sekarang aku malah biasa melakukan yang terbaik buat hal-hal yang 'receh' atau hanya untuk sesuatu yang aku sukai. Misal, aku niat banget kalau bikin instastories: edit di tiga atau lebih aplikasi, bahkan pake acara revisi! Bikin artjournal juga niat banget. Latian padus juga I do my best. Meanwhile di hal-hal lain yang sebenarnya adalah tanggung jawab utamaku, aku malah males-malesan: skripsi, nyiapin portofolio buat cari kerja, cari murid les, ngebantu ortu, dan merawat diri. Aku bahkan pernah membahasakan sikapku ini kayak gini; "my life is priority spelled backward."

Photo by Kate Stone Matheson on Unsplash
Kayak, if the result is unclear, I hesitate to do my best. But I want to stop this toxic trait. I want to change, I want to be a better version of me. I want to do my best in everything without hesitation...  Because today, after finishing my presentation and discussion with Pak Singgih, I finally realized what I want to do; 

Aku pengen tetep di Temanggung; ngajar Bahasa Inggris atau lanjut di sini di Spedagi, terus buka usaha catering sama Mama di rumah, merealisasikan "brownies in the besek", dan menjual keripik talas kemasan kertas... sambil jadi penulis lepas, aktif pelayanan di gereja, dll dll dll~~~

Semoga bisa ya,

Yuk semangat~


Wednesday, February 19, 2020

kembali

hilang makna
hampa
habis kata-kata
boleh berhenti? tapi dari apa?
sudah melakukan apa saja?
untuk lelah
untuk rehat
untuk merengek dan menjadi lemah
tidak ada yang terjadi
tidak ada yang dialami
tapi mungkin karena itulah



yang aku inginkan adalah sesuatu untuk terjadi
aku ingin mengalami hal-hal yang selama ini hanya ada di mimpi
tapi tidak ada yang berubah
semua tetap sama dan rasanya aku ingin menyerah
tapi tidak bisa,
ingin marah
tapi buat apa? kepada siapa jika aku sendiri yang salah?
tertegun pada titik bertanya
mengalah atau memang kalah?

tolong,
tapi aku tidak kenapa-kenapa, kok
saat kalian ada 
saat ada orang-orang
semua baik-baik saja
kecuali saat di rumah
maaf jika aku banyak bertanya
aku ingin mengurusi hidup orang 
menolong, mendengarkan, memedulikan
mencarikan jalan keluar 
karena untuk hidupku sendiri aku sudah jengah
untuk apa? sia-sia
semua akan sama, tidak berguna

dorongan apa yang harus digunakan untuk mendorong?
mungkin ada rumus untuk mengetahuinya
carikan aku jalan keluar
tapi aku takut dihakimi
kamu kan hanya malas kamu kan hanya mencari perhatian
kamu kan cuma dramaqueen kamu kan ga lebih susah dari orang lain
kamu kan cumlaude kamu kan pinter kamu kan beruntung... 
lalu kenapa begini?
kenapa rasanya begitu kacau dan rumit?

kamu bisa kamu hanya malas
kamu bisa jangan kebanyakan alasan
kamu bisa asal mau berusaha
aku harap juga semudah itu
tapi tidak
kukira hanya PMS
kukira hanya patah hati
tapi bagaimana jika lebih dari itu
bagaimana kalau tenggelam lagi
karena rasanya begitu
seperti ingin mati
seperti ingin menyakiti diri
seperti tidak ingin ada lagi
karena aku begitu tidak berarti

Tuhan di mana
aku harus bagaimana
aku takut
aku sedang menulis sampah apa
aku memang payah
kenapa rasanya seolah aku begitu tidak berharga?
aku tahu ini keliru
aku tahu aku sedang ditipu 
tapi bagaimana menghentikannya?
aku takut tertidur
setiap kali bangun  aku tidak tahu mau apa
aku seharusnya melakukan yang harusnya aku lakukan
tapi aku tidak tahu
memang paling mudah bersembunyi di balik ketidaktahuan
tapi aku sungguh tak mengerti
tolong beritahu aku ke mana harus pergi

selamatkan aku dari diriku sendiri
tapi aku yakin jika ada yang mendekat
akan aku usir 
aku tidak butuh siapa-siapa
tapi aku ingin dicintai
aku tidak ingin dianggap lemah
tapi aku ingin dimaklumi
aku lelah
aku bingung
aku... tidak tahu sedang apa
ingin apa
harus apa
diharapkan untuk jadi seperti apa
kapan tenggat waktu memenuhi ekspektasi A?B?C?D?
Ajari aku cara menjadi normal dan biasa-biasa saja

bisakah aku
membekukan waktu agar aku tidak harus berbuat apa-apa
dan itu tidak apa-apa?
aku ingin mati 
aku ingin mati saja
aku tidak tahu
harus berbuat apa 
agar hidup tanpa mengharapkan kematian 

Thursday, December 26, 2019

2019 Songs of The Year

Yay! Finally got the time to make this VIP (Very Important Post). Let's skip the intro and get right to the list!!!

Uhm no, some intro is still needed:

There will be 10 songs that are released on 2019, and then I will mention some songs released before 2019 but I'm still loving them this year, plus some honorable mentions of 2019 songs (dedicated for songs I don't listen often but are actually very good)

Okay now LET'S GET IT~!!!



10. Red Velvet - Umpah Umpah

Remember the old saying (of me LOL)? If I love a song so much I will learn the dance, Umpah Umpah is dat song this year. I discovered this song quite late because it was released when I was away in the inland of Central Sulawesi doing my community service program. But rite after coming back to Yogyakarta, I listened to it and BAAM~ it's such a good song! It got the Disney vibes (HSM vibes too I guess). Such a fun and happy song <3 RED indeed! Favorite release from RV after... Bad Boy? The chorus is the best part, it builds up from the pre-chorus that's kinda slow, the chorus starts as fun, and then there's the epic high note, then the 'umpah-umpah' part! Love it! The dance is also SOMETHING UNFORGETTABLE~



9. ITZY - ICY/ MAMAMOO - Gogobebe

These songs are both my jam~ the kinda of song that make you want to move your body and feel 100% better. Also, both groups are my GIRL CRUSHES! Their concepts scream STRONG, DIFFERENT, CONFIDENT and INDEPENDENT! Fun fact about ICY: I love the song because of a Kpop Kardio LOL, thanks for helping me burn calories, gurls~ and I love Gogobebe because it's a catchy song, it's also fun to sing in the noraebang with friends!



8. Chungha - Gotta Go/Snapping & Sunmi - LALALAY

QUEENS! Guess 2019 is the year of self discovery where I discover the badass side of me WKWKWK (wut/iz/diz). But really, if you remember my preferences for girl songs used to be for the cutesy ones like A Pink, Oh My Girl and From_is. It's not that I don't like them anymore sih, they just happened to not release anything match my taste this year.

Gotta Go has amazing and iconic choreo, and I love the post-chorus MOST! I personally think the song would be so much better if the post-chorus is repeated again in the end (where there's only long instrument and chorus). It would hit more right if the post-chorus played after the instrument.

As for Snapping, I fell for the song because of the lyrics, I found myself obsessed over "Doesn't matter what you baby hate or love" and the choreo, the performance, everything is so dope in this song! Chungha is definitely the most successful Produce series alumni!


Sunmi! Not a fan of Noir but LALALAY slays hard! Again, I fell for the song because of the choreo. Sunmi's charisma is also very attractive in LALALAY. Also when it comes to soloist like Hyuna, Sunmi and Chungha, I really love their interaction with the back dancers! :") Not related but Seulgi would make a very good soloist if SM debuts her with strong concept like Hyuna/Sunmi/BoA/Chungha, not vocally like Taeyeon/IU. Wendy matches the latter more.



7. NIKI - Lowkey



Thanks to my friend from the Felis catus species to introduce me this song. The acoustic version is the one I like most. Such a nice song to sing along~ with the raps, the repetitive lyrics, feel-good melodies~ NIKI is a rising queen for sure! Note that 2019 is also the year where I no longer put big concern on lyrics, I mean, I used to love songs mostly for its relatable lyrics, I would hate those I can't relate to. But I obviously can't relate with 'Lowkey' lyrics kkk~

6. (G)I-DLE - Lion



Another queen! I was skeptical with them since the rumor (it's confirmed tho) of Hui and Soojin dating in the past. As a BIG fan of Hui and he was facing the departure of E'dawn, his group mate, I disliked the fact that he was dragged into another 'problem'. I also only liked LATATA and HAN, their first two songs and not rly a fan of Uh Oh and Senorita. At first when Lion was released on Queendom, I didn't even bother to listen to it just because~ but then the bop was played in a Korean event I attended last month and someone was dancing to it and BAAM~! I automatically thought, "I NEED TO LEARN DAT DANCE!" the lion and crown choreos are epic! 

So it happened, I listen to the song every fxxxin day... it's so good, Soyeon is a genius and Soojin has strong stage presence, now I stan her tho I hate her before LOL. Prove of how good she is that she can turn a hater into a fan~ 

5. Honne - Location Unknown / Lauv ft. Troye Sivan - I'm so tired






Please note that I only love both songs for the particular 'session'. For Location Unknown it's the Brooklyn one and for I'm So Tired  it's the LA one. I forget which one appeared first on my Youtube recommendation early this year, but one song led me to the other one. Ah! These two are possibly the only songs I like for the relatable lyrics this 2019, especially I'm So Tired. Troye and Lauv voices are also very good! The emotions they put for the song are also remarkable, it traveled all the way from LA into my heart. I especially love the LA version because it's more emotional and have a special part, my favorite part, "Somebody cover up my ears~ somebody save me from my heart, somebody take me out from here and rip the speakers off my car. 'Cause I'm ready to love ya~ and I'm ready to lose ya'~ but I can't wait here any longer~~"

Location Unknown is actually not relatable as a whole song but some parts are relatable af, example, "I don't care how long it takes I know you'll be worth the wait". That lyrics make me hopeful about my future. My love for the song decreased when it went viral here in Indonesia because of Gempi LOL. 

Both songs are also in the regular bathroom concert playlist this year! Ha!

4. BTS - Make It Right

A song that make me love BTS again. A song that I love so much I even made a post just for it! WKWKWK...


The song is so Lauv style but turned out it wasn't him composing. For me, this song smoothly delivers BTS' feelings for ARMY. The lyrics are touching and pure :") The members' vocals also amazed me (again), maybe it's also because of their sincerities. Make It Right deserves all the remix LOL, it's such a good song! 

3. SHAUN - Bad Habits



WISH I COULD LET YOU GO~~~ 

Loved the song for that particular lyrics, stayed for the overtune near the end of the song! I don't really understand how but it's December and when I look back, I can't deny I listen to Bad Habits almost on daily basis without going bored and always anticipating the beat drop in the end~ Maybe it's also Shaun's voice. It's beautiful~ 

2. NCT Dream - BOOM

THIS IS HOW YOU MAKE A COMEBACK!



NCT Dream first comeback without Mark Lee was worrisome for me but turned out BOOM! Jeno, Jaemin, Haechan, Renjun, Chenle, and Jisung proved they're just fine (if not better wkwkw) without their beloved leader. I normally disliked shift of concepts, more when it's from cute/fresh/youthful to sexy/mature/bold but BOOM is an exception. NCT released some songs this year but this one is my fav, guess Dream is really the superior unit kkkk~ the choreo is also very pleasing to watch! Their performance is lit. Jeno isn't my fav member but his stage behaviour and facial expressions are mad in this comeback, mad respect to him as well. Jisung's voice in the last chorus and Jaemin's "ice cream". Ah, I'm a spoiled noona for such good bop~

1. ATEEZ - Wave 

MY ULTIMATE JAM OF THE YEAR!!!!!!

- don't know which video to insert because everything is so gud -


For this comeback, they released two songs for fans to  choose which one to promote. I haven't started to stan them back then so I was kunfused, I listened first to Illusion and the just ignored it, minutes later the song rang in my brain which meant I liked it but forgot the title so I just randomly clicked on Wave MV and got even more kunfused because it was a different song BUT ALSO VERY GOOD!?!?!?!

Wave is the song that made me put my eyes on ATEEZ, heard them since their debut but I was uninterested because their first songs are more on the dark side (Pirate Kings, Hala Hala, Say My Name) and I quickly judged them as being generic (BTS, Big Bang, Monsta X, iKON) but Wave with its bright concept (it's a summer song) made me fell in love. It's such a happy song, a moodbooster, the choreo and performance are also legit, their style, expressions, everything! What's amazing is that the whole album is a treasure! It's their third mini-album "Treasure Ep. 1: One To All", with Illusion and Wave as title tracks, and there are other songs: Utopia (MY FAV!), Aurora, and Dancing Like Butterfly Wings. Every damn songs are BOPS and very uplifting. I love them, my album of the year (I literally played the whole mini-album almost everyday). ATEEZ also performed every songs and the choreos are <3333

The song that made me officially an Atiny is Wonderland tho, their latest comeback. They went back to their bold side but now I stan! LOL. I hope they will release another summer mini-album next year!!! Every year, if they could :3

YAY! It's sad not to have some familiar names on the list :") Block B, iKON, and Day6 are regulars on the list but Block B doesn't release anything this year, iKON got a problem... and I'm just not really into Day6  happier songs LOL. I actually still listen to Day6 a lot like OF COURSE! but more to their old songs or b-tracks (the sad ones). Now let's get to that list:

Songs I listen a lot in 2019 but released in different year:

1. Day6 - Somehow
2. The Rose - Like We Used To
3. Taeyeon - Fine
4. Sunmi - Siren
5. Ben - 180 degree
6. Adhitia Sofyan - Blue Sky Collapse
7. I won't mention some songs because they're basically my all time fav songs, the six above maybe will be included to that category next year~

Honorable mentions (for 2019 songs that I don't listen often but are good):

1. Day6 - Sweet Chaos
2. SuperM - Jopping
3. WayV - Moonwalk
4. Oh My Girl - The Fifth Season
5. AOA - Come See Me
6. Stray Kids - MIROH (uh oh should've put this on big 10)
7. will  add when I get the idea








Tuesday, December 17, 2019

Nanti Kita Sambat Tentang Hari Depan

Aku tidak sedang mengalami writer's block, aku hanya rendah diri, bukan hanya di dunia kepenulisan tapi di segala aspek kehidupan; aku merasa inferior.

Sudah setahun sejak tulisan pertama yang aku setor ke IGNITE GKI, setahun sejak aku kenal Kak Adis dan menjadikannya panutan, tapi hidupku masih di sini-sini saja. Entah apa progres yang berhasil dicapai selain menjadi lebih bahagia...

Rasanya aku selalu jadi kura-kura ketika bicara progres menuju kesuksesan dan kemapanan. Lamban, pelan, terseok, dan tertinggal... Lebih parah lagi, aku bahkan tidak punya mimpi. Kalau orang-orang punya mimpi setinggi Nam Joohyuk (188cm), mimpiku hanya setinggi Jisung NCT saat masuk jadi trainee di SM (145cm).



Tadi sore aku membaca kicauan terbaru Ardhito Pramono di Twitter, kalau bisa aku pengen menyerahkan jiwaku yang sudah sehat kembali ini untuk dia dan menerima jiwa sad darinya. Biar dia menjadi pribadi yang sukses sekaligus bahagia sementara aku gagal dan sedih. Lebih cocok dan sinkron bukan?

Woi Fan, kok sambat terus sih :")

Aku bingung antara mengerjakan apa yang ada di depan mataku atau mengejar yang jauh di depan atau melakukan keduanya bersamaan...

Tuhan, hari depan penuh pengharapan yang Engkau janjikan itu seperti apa sih?

Hari depan itu bahkan belum terjadi tapi apa yang aku lihat dan alami saat ini sudah membuatku berkecil hati... 




Semalam lagi-lagi aku berteori seperti ini; "Buat beberapa orang love comes easily, tapi enggak buat aku dan beberapa lainnya."

Kalau dirasa-rasakan, waktu berjalan begitu lambat untuk memperpendek jarak antara aku dan jodohku tetapi begitu cepat mendekatkan aku dengan hal-hal yang aku takuti. Itu 'kalau dirasa-rasakan' sih. Kalau dijalani dengan rileks dan hati yang bersyukur, banyak hal jadi lebih indah dan terasa mudah; karena hati kita ringan, tidak kita tambahi berbagai beban yang tidak perlu seperti ketakutan, keraguan, keluhan, asumsi, dan pesimisme.

Jadi, ya sudah deh, tidak jadi sambat tentang hari depannya... Toh aku sadar aku memang belum maksimal mempersiapkan diri dan berusaha untuk hari depan yang lebih baik itu. Semangat, kawan~

Tuesday, November 19, 2019

Bertahan Hidup, Mempertahankan Hidup

Lemme present y'all my 2019 best k-drama: BE MELODRAMATIC! <3 But nah, not gonna review it, just recommending it because when the title is 'be melodramatic' it taught us so much, we're gonna be happier in a melodramatic way WKWKWKW (spoiler: the main couple is kinda annoying, watch for the secondary couple(sss) one of the character has schizophrenia and she's such a badass, + Gongmyung is a sweet puppy) 

The writer-nim likes to throw random life lessons here and there throughout the drama :") Like this one:


Ya, kita hanya perlu untuk bertahan dan semua akan baik-baik saja, bertahan bukan berarti berdiam diri. Bertahan dan lakukan sebisa kita, jangan menyerah, sesulit apapun, bertahanlah. Katanya, semesta selalu jatuh cinta pada hati yang keras kepala... Jika setiap kali dikecewakan kita tetap tegak berdiri, semesta akan luluh pada akhirnya. 

Aku sedang lelah saat menulis ini, hari-hariku terasa pendek tapi padat. Dua hari ini tidurku tidak nyenyak, was-was menunggu pagi datang dan tenggat waktu menuju pengumpulan proposal skripsi makin dekat. Stres sekali. Banyak pula hal lain yang harus diurus. Ingin ambruk dan menangis (sudah sih tadi, gara-gara Kunto Aji dan Pilu Membiru Experience-nya) tapi aku tau dan percaya ada Kekuatan yang lebih dari sekadar kemampuanku. Bertahanlah sampai subuh hari Jumat, lalu kita kumpulkan proposal itu pukul 9 pagi di meja Mbak Sekar, setelah itu beristirahatlah... 

Bertahanlah, dengan bertahan kita mempertahankan kemungkinan hal-hal indah yang mungkin akan terjadi agar tetap bisa terjadi, karena kita masih melanjutkan hidup... Beri peluang untuk keajaiban atau bahkan fairytale untuk bisa terjadi, pertahankan peluang itu dengan bertahan. 

Lelah bukan pertanda untuk menyerah. Lelah berarti dua hal: istirahat atau tetap kerjakan dengan lebih banyak berserah. Semangat bertahan hidup untuk mempertahankan hidup yang indah, Fani... <3




Monday, October 28, 2019

Kembali Menjadi ARMY!


Gara-gara Lauv...


Not a big fan of Lauv, also not a fan of his duet with Troye Sivan, but IMMA BIGGEST FAN OF THE STRIPPED - LIVE IN LA VERSION! LOL!!!


Awal Make It Right keluar, tentu saja aku ga dengerin lah ya... kan keluar pertama ga langsung sama Lauv kan ya... Nah terus mulai tergoda buat dengerin tuh pas keluar yang versi feat Lauv. Sehari tahan. Dua hari tahan. Akhirnya di hari ke tiga (keknya) udah ga bisa menahan rasa kepo dan terputarlah MV nya dan BAAM~! "DUH KOK BAGUS AMAT LAGUNYA"

Terus mendadak nostalgia gitu sama BTS... zaman-zaman mereka masih fetus, ketika aku masih seorang ARMY~~~

Mengapa aku sempat menjadi bukan seorang ARMY? 

Karena aku seorang MULTIFANDOM yay! Nggak, nggak, tidak se-shallow itu, saudara-saudara... Aku memang multifandom, yang memang seharusnya tidak layak menyandang status nama fandom tertentu karena derajat pengabdian seorang multifandom yang (umumnya) lebih rendah dibanding yang tidak multifandom haha. *Digampar anak multi lainnya **ya ampun udah lama ga nulis pake gaya beginian ***jangan cringe, please

Well, aku sadar bahwa sesungguhnya nggak penting juga lah ya alasan aku bukan ARMY atau fakta bahwa aku multifandom atau apalah! Emang aku siapa? Iya kan... tapi ya udah, aku pemilik blog ini dan kok POSTINGANKU YANG PALING BANYAK DIBACA ADALAH YANG BERKAITAN SAMA KOREA HAHA :"D ya udah deh, coba ditekuni aja, nulis topik lainnya ntar bisa pindah lapak. 

Nah oke kita flashback dikit dulu ya guys ke zaman aku masih SMP, eh, lebih tepatnya era pre-debut BTS! 


Kyaaaaaaaaaaaa! Video ini! Haha! Sangat nostalgic

Video di atas adalah video BTS pertama yang aku tonton dan membuatku SANGAT ANTUSIAS MENANTI DEBUT MEREKA! Sederhananya; dulu aku ARMY guys, ARMY garis keras sama seperti adik-adik sekalian  yang teriak-teriak tiap MV baru rilis, hafal rap-nya Suga, sampe dance cover aja aku jabanin! Gila ga? Dance BTS cuk yang susah itu aku PERNAH bisa! 

Terus kenapa sunbae nggak jadi ARMY lagi? Apa salah BTS Oppadeul? *jiji sendiri w ngetiknya 

Karena memang seperti itulah nature seorang Multifandom sejati, saranghaneun hoobaedeul... Lebih tepat disebut nature-ku sih, prinsip yang kupegang sejak menjadi fangirl adalah: 

"Kalau suatu idol udah 'gede', udah dapet nama, berarti time to say goodbye, udah saatnya kita cari bayi-bayi lain untuk didukung sampai sukses!" 

Nggak bener-bener say goodbye, sih, tapi udah nggak fanatik lagi aja... Fanatik versiku tuh: nonton semua video mereka (MV, fancam, iklan, variety, dll etc), hafal ultah/tinggi badan/berat badan/golongan darah/semua tentangnya, bantu dapet award, hafal lirik/dance, mempelajari teori-teori, baca fanfic/imagine/halu, dan semua kegiatan fangirl bucin lainnya. 

Jadi, kira-kira semenjak era I NEED YOU, aku mulai mundur alon-alon dari dunia per-ARMY-an. Bisa dibilang, tepat saat mereka mulai hit big *bighit dibalik apaan dah* ya mulai tenar gitu lah ya... Terakhir fangirlingan berat sama mereka itu pas Dope rilis, gila emang tuh lagu, masih menjadi lagu BTS terfavoritku sampai sekarang, ini nih yang aku bisa dance-nya WKWKWK. Kesimpulannya, aku menjadi ARMY tulen sepanjang 2013-2015. 




Nah terus aku mundur alon-alon dan sempet jadi 'semacam' ga suka sama BTS, why?

*puter musik melankolis biar lebih dapet feel-nya, nih sekalian promosi lagu terbaru Day6



"BTS sudah terlalu besar dan tidak butuh dukunganku lagi sebagai fans," ini pemikiranku di tahun 2015-2017 tiap kali pengen ng-ARMY lagi. Di saat-saat itu, populasi ARMY mulai meningkat pesat dan sorry to say, some are toxic, umm, lebih ke childish sih daripada toksik. Fanwar sama EXO-L juga di mana-mana, sering banget trending di Twitter! Di kolom komentar YouTube keknya juga sering. Bener-bener masa kelam per-Kpop-an untuk aku yang sudah lama hidup dalam kedamaian dunia multifandom. Gapapa guys, yang lalu biarlah berlalu. 

Terus pemikiranku tahun 2018-2019 apaan? 

Photo by Trung Thanh on Unsplash

Mulai tahun lalu, aku beberapa kali ngobrol sama temen-temenku para ARMY, baik yang udah lama suka Kpop juga, maupun yang mulai nyemplung Kpop gara-gara BTS. Kami banyak bertukar pikiran dan pendapat. Mereka cerita betapa BTS membuat hidup mereka berwarna dan bermakna, kalau BTS itu 'beda', how they taught people about self-love, ada juga teman yang bisa melalui mental illness nya karena BTS, gimana BTS tuh ga takut jadi diri-sendiri, ga palsu, dll. I agree(d) and I knew that... BTS emang beda, mereka spesial, nggak ada grup lain yang seperti mereka, kalau pun sekarang ada ya itu karena BTS lah pionirnya. BTS ga takut buat menjadi vulnerable. Mereka apa-adanya, ga takut ngomongin dan nunjukin kelemahan mereka baik lewat karya maupun ngomong secara langsung. Persahabatan mereka juga udah terbukti begitu erat dan kuat tanpa dibuat-buat, ditambah lagi mereka memulai semuanya dari 0, dari perusahaan kecil hingga sekarang mereka adalah global idol. 

Nah ini nih cikal bakal 'ketoksikan'... 

BTS membuat standar kesuksesan sebuah grup Kpop menjadi lebih tinggi lagi. Katakanlah sebelum BTS, salah satu tolok ukur kesuksesan sebuah grup Kpop (khususnya boyband ya karena lagi ngomonginnya BTS) adalah BIGBANG. Buat bisa dibilang sukses setidaknya harus bisa menyamai/mendekati pencapaian BIGBANG: bikin lagu sendiri, lagu selalu masuk tangga lagu, kalau perlu jadi song of the year. Nah sejak BTS meraih kesuksesan yang luar biasa yaitu menjadi global idol, itulah yang menjadi parameter kesuksesan boyband-boyband lain. Kalau belum mencapai taraf global idol, berarti masih kurang sukses. 

Standar ini menurutku, membuat perjuangan banyak grup jadi semakin berat. Yang bikin aku paling sedih adalah NCT :") SM seolah maksa banget buat menandingi BTS tapi dengan cara yang kurang tepat. Jujur sebagai NCTzen aku ga tega sama anak-anak NCT. They're good as themselves, ga perlu maksa jadi global idol atau go international... Emang sih ini alasan yang bodoh buat sempat ga menyukai BTS, mereka sukses kan bukan kesalahan, kalau terus standar kesuksesan jadi naik dan banyak grup jadi harus struggle more, itu juga bukan kesalahan. Hatiku aja yang suka sensitif ga tegaan wkwkwkwk :"D

Dan akhirnya... aku kembali! 


Bener-bener deh lagu ini sesuai banget sama judulnya, make it right, membuat kecintaanku ke BTS jadi right lagi wkwkwkwk...

Aku masih tetep NCTzen, masih tetep khawatir tiap SM melakukan usaha-usaha absurd buat mereka, tapi ya sudah... tetap kudukung, sembari berharap kalau anak-anak NCT menikmati itu semua. Semoga mereka baik-baik saja, semoga mereka ga akan mengalami yang Jonghyun dan Sulli alami...

Kalau kamu ngebaca ini dan kamu ARMY, tolong dukung NCT juga ya :)