Saturday, November 28, 2015

What's Right?

Getting ready for year-end :) the vibe is already here anyway. Since October, the lovely vibe of the end of year has already started :) How I love this vibe. It's a cold vibe with a unique warmness within, because year-end is identical to snow when it's also identical to Christmas. Winter is cold and Christmas is warm :) ah <3 I never want these 3 months to end.

Aku merasa kalau taun ini... ada sangat banyak naik dan turun yang aku alami. Terutama secara psikologis. Sudden motivated, sudden sad, sudden feelings~ kalian tau? Itu melelahkan. Roller coaster cheorom (like roller coaster) :') Want me describe it? I'll try my best to do it...

Awalnya kamu nggak tau.
Kamu merasa ini hanyalah hal-hal biasa... yang akan berlalu segera.

Saat ia mulai datang lebih sering... kamu mulai takut.
Bagaimana jika... Apakah benar...

Selanjutnya, ia terus saja datang.
Kamu mencoba untuk kuat. Percaya bahwa toh ia akan pergi lagi.

Bertahan. Menyemangati diri-sendiri. Tersenyum. Seolah semua baik-baik saja...
Jangan lemah, kamu pasti bisa. Jangan mau membebani orang lain.

Ketakutan itu semakin menjadi.
Kamu mulai ragu apakah kamu benar baik-baik saja. Kamu mulai mempertanyakan hak mu.

Apakah kamu berhak untuk bahagia?
Kenapa setiap kali kamu tertawa, kamu akan kelelahan lalu kembali terjatuh?

Tertawa. Berjuang. Katakan hal-hal yang memotivasi. Terlihat kuat.
Di balik pintu itu. Air mata. Mulai dari tetes tertahan hingga banjir semalaman...

Tidak seorang pun kau izinkan untuk tau.
Walaupun kamu berharap mereka peduli... Kamu terlalu takut; membebani.

Anxiety. Panic. Fear. Haunted.by.those...
You don't see any way out... and you come further from GOD's presence

Betapapun kamu tau kamu membutuhkan-Nya.
Ketakutanmu. Keraguanmu. Membawamu jauh dari-Nya. Kamu tak ingin kecewa.

Hilang sudah sinar-sinar itu dari matamu.
Senyum hanyalah beban untuk bibirmu. Senjata untuk tak jadi beban. Sekedar itu.

Kamu mulai heran dengan hidup orang lain.
Mereka baik-baik saja dan ini tidak adil. Tapi mungkin ini memang bagianku.

Kamu kehilangan arah. Tidak ada lagi semangat.
Kamu bingung ke mana harus pergi. Kamu tak tau kenapa harus melakukan apapun.

Menangis. menangis. menangis.
Tidur. Makan. Tidur. Makan. Tidur. Makan. Bosan.

Seperti itu.

Dan suatu hari saat kamu terbangun, kamu sadar bahwa kamu bukan dirimu yang dulu lagi :')
Ada yang hilang. Dan itu tak nyaman. Dan kamu merasa ada di tubuh yang salah.

Beberapa hari dan kamu mulai mengerti bahwa inilah dirimu setelah semua yang terjadi.
Tenanglah, kamu hanya menemukan dirimu sedikit lebih dari sebelumnya :')

Tapi hampa. Kehampaan bukan sesuatu yang bisa tak kau sadari.
You can't even ignore it.
Tuhan, ini berbeda.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

KAMU HANYA MENCARI-CARI ALASAN! SADARLAH! BANGUNLAH! BERHENTI MENGHINDARI KENYATAAN! DASAR PEMALAS!

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lalu? Hanya itu?

Semudah itu? :')

Try be me just one day. And you'll soon realize, it's not something that simple.

Because it's never a simple thing when you don't even know what's going on but feel completely empty yet full with unfinished feelings and thoughts.

I really don't know :')

0 comments:

Post a Comment